Selasa, 24 Maret 2015

Budidaya Tanaman Serealia Sejak 10 Ribu Tahun Lalu


 2014
Bagaimana sejarah budidaya tanaman serealia berkembang hingga terus digunakan pada saat ini? Metode budi daya tanaman sereal pada saat ini telah dikembangkan nenek moyang manusia selama lebih dari 10,000 tahun yang lalu. Beberapa percobaan menarik berhasil diungkap ilmuwan, mengapa para petani pertama kali memilih untuk membudidayakan beberapa tanaman serealia dan bukan jenis tanaman lain. 
Serealia dikenal juga sebagai serealia atau biji-bijian, merupakan sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji atau bulirnya sebagai sumber karbohidrat. Tim ilmuwan terdiri dari Dr Catherine Preece dan rekan-rekannya dari University of Sheffield, mereka mempelajari tanaman serealia yang berasal dari Bulan Sabit Subur (Fertile Crescent), wilayah yang saat ini berada di Asia Barat dari Laut Mediterania hingga ke Teluk Persia, meliputi Tigris dan Efrat. Studi ini dipresentasikan pada konferensi bersama BES/SFE, 11 Desember 2014 di Grand Palais, Lille, membahas budidaya dan pemuliaan tanaman serealia guna meningkatkan tanaman.

Asal Mula Tanaman Serealia Fertile Crescent

Fertile Crescent adalah wilayah berbentuk bulan sabit yang mengandung tanah relatif lembab dan subur jika kering dan semi-kering. Wilayah ini meliputi Asia Barat, Lembah Nil dan Delta Nil timur laut Afrika, dekat Asia Kecil atau dikenal sebagai Anatolia. Istilah ini dipopulerkan oleh arkeolog University of Chicago, James Henry Breasted. Konsep ini dikembangkan untuk mempertahankan makna dalam geopolitik internasional dan hubungan diplomatik. Semua definisi Fertile Crescent termasuk Mesopotamia, tanah didalam dan sekitar sungai Tigris dan Efrat. Wilayah ini sering disebut tempat kelahiran peradaban yang berkembang berkat pasokan air dan sumber daya pertanian yang tersedia di Fertile Crescent. 
Tanaman serealia seperti gandum dan jelai (barley) tumbuh liar diantara rumput lain, mereka mengidentifikasi ciri-ciri untuk mengembangkan beberapa tanaman yang sesuai untuk pertanian, termasuk berapa banyak benih gagal karena perkembangan rumput dan bagaimana arsitektur pertanian yang dikembangkan. Hasil penelitian sangat mengejutkan, karena tidak banyak jenis lain yang dikembangkan nenek moyang manusia yang diambil dari biji gandum liar dan jelai. Jelai atau barley adalah sejenis serealia untuk pakan ternak, penghasil malt sekaligus sebagai makanan kesehatan, dan merupakan anggota padi-padian (Poaceae).
Tanaman Serealia, Petani Serealia
Analisis ini mengidentifikasi dua karakteristik tanaman serealia tumbuh bersama dengan kerabat liar saat itu. Tanaman serealia memiliki biji yang lebih besar menghasilkan produk lebih banyak dan bisa mendapatkan nutrisi lebih tinggi. Tanaman dewasa kurang lebat daripada rumput dan biji besar biasanya lebih sedikit mengeluarkan batang. Berarti, tanaman serealia liar lebih baik daripada rumput liar lainnya yang bersaing dalam bidang berdekatan, hal ini membuatnya ideal untuk digunakan dalam pertanian.
Kemudian seiring waktu, manusia memperluas budidaya tanaman serealia menjadi produksi pangan. Sebelum manusia belajar bagaimana bertani, nenek moyang manusia mengkonsumsi berbagai jenis rumput. Jika ilmuwan memahami ciri-ciri beberapa rumput bisa menjadi tanaman yang baik, maka karakteristik tanaman ini mungkin menjadi kandidat yang baik untuk masa depan domestikasi.
Dr Preece mengatakan, untuk membentuk masa depan seharusnya ilmuwan memahami masa lalu, semakin menemukan tentang asal-usul pertanian maka semakin banyak informasi yang bisa membantu dalam mengatasi tantangan produksi pangan modern. Sejauh ini ilmuwan telah melakukan percobaan di rumah kaca dan hasilnya menunjukkan sifat-sifat yang mempengaruhi, bagaimana tanaman bersaing satu sama lain merupakan faktor penting untuk menentukan keberhasilan perkembangan tanaman.
Para ilmuwan berencana untuk mengamati bagaimana tanaman serealia berinteraksi dalam lingkungan alam sekitarnya melalui pertumbuhan mereka dalam bidang eksperimental di Turki, pusat Fertile Crescent. Mereka berharap bahwa percobaan ini akan menghasilkan tanaman lain yang lebih penting. Petani sereal bisa meningkatkan jenis tanaman serealia dari kerabat liar sebagai sumber yang berguna. Salah satunya dapat membantu meningkatkan hasil pangan atau meningkatkan ketahanan tanaman terhadap perubahan iklim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar